Cara Menghitung Masa Subur dan Ciri-ciri Masa Subur

Hamil merupakan proses pertemuan sel sperma dan sel telur hingga terjadi pembuahan. Supaya cepat hamil maka pria dan wanita harus memahami masa subur. Cara menghitung masa subur  dapat dilihat dari masa siklus menstruasi sehingga akan memberikan peluang hamil. Masa subur wanita akan membantu cepat hamil dan sel telur dilepaskan dari indung telur dan membuat rahim siap dibuahi oleh sperma. Masa subur ini terjadi setiap bulannya dan jika tidak dibuahi maka akan membuat menstruasi terjadi.

Berikut adalah ciri-ciri memasuki masa subur diantaranya:

  • Meningkatnya gairah seks dan wanita memiliki rasa keinginan ketika melakukan hubungan intim, wanita akan menginginkan hubungan ranjang dalam beberapa malam dan biasanya menandakan tanda alami dari tubuh dimana reproduksi telah siap.
  • Adanya cairan bening mirip dengan putih telur dimana cairan tersebut dapat membuat gerakan sperma lebih mudah dalam rahim, biasanya banyak keluar, sebaiknya mulai mendekatkan diri dengan pasangan dan masa ini disebut sebagai proses pembuahan secara maksimal.
  • Adanya bercak kecoklatan pada pakaian dalam sebagai foklikel telur untuk melepaskan diri dan menyambut adanya pembuahan, pengeluaran cairan bening dan coklat ini berada dalam masa subur.
  • Memasuki masa ovulasi maka akan membuat rahim dalam posisi terbuka dan vagina lebih lembut sehingga ketika berhubungan intim akan terasa sakit dan biasanya membuat vagina menghasilkan cairan pelumas karena sekresi bahkan cairan menjadi lebih banyak dan basah.

Selain itu, ciri-ciri ditunjukkan dengan nyeri pada payudara setelah masa menstruasi berakhir. Merasakan sakit pada bagian bawah perut disertai dengan cairan bening pada vagina dan durasi tidak waktu yang lama, sebagai sensasi dari mittleschmerz ketika wanita berada dalam masa ovulasi. Perut merasa kembung tiba-tiba sebagai tanda meningkatnya kadar estrogen pada tubuh dan menghilang ketika diobati. Sakit kepala sebelah ketika memasuki tanda ovulasi dan dirasakan oleh 20% dan dirasakan setelah terjadi menstruasi, menjadi tanda melonjaknya hormon termasuk fluktuasi hormon penyebab rasa sakit pada kepala. Begitu juga dengan rasa mual setelah masa haid berakhir dimana gejala PMS akan meningkatkan hormon terjadi.

Untuk menghitung masa subur maka ketahui berapa lama menstruasi terjadi. Panjang siklus menstruasi dihitung sejak 1 hari menstruasi hingga akhir dan sebelum terjadinya menstruasi. Panjangnya siklus menstruasi tergantung dan berbeda namun dapat diketahui rata-ratanya. Dapat menghitung masa subur wanita dengan mengurangi 18 hari dari siklus terpendek sejak memasuki 7 hari pertama setelah terjadinya menstruasi dan kurang sebelas hari jika 11 hari masa terpanjang dan 18 hari pertama setelah menstruasi maka merupakan masa subur wanita.

Berikut adalah tanda wanita masuk dalam masa subur:

  • Suhu tubuh mengalami peningkatan 35,5 hingga 36,6 derajat Celcius, dimana diikuti oleh hormon pada tubuh. Suhu tubuh yang naik maka ovulasi berlangsung selama 12 hingga 24 jam.
  • Perubahan lendir di mulut rahim mendekati masa ovulasi lebih lengket, masa ovulasi lebih licin dan elastis dan setelah ovulasi lebih kering dan sedikit ketika dikeluarkan.

Untuk mendukung kesuburan maka dapat mengonsumsi sayuran warna hijau seperti asparagus, brokoli dan bayam untuk menurunkan resiko keguguran. Susu penuh lemak yang meningkatkan kesuburan dengan konsumsi yogurt, es krim dan keju. Telur dengan kandungan asam folat, kolin dan vitamin D untuk membantu peningkatan sistem reproduksi wanita. Ikan berlemak juga baik untuk kualitas sperma dan meningkatkan kualitas sel telur. Cara menghitung masa subur akan membantu pasangan menikah dapat merencanakan kehamilan sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *