Pengertian Epididimitis pada Pria

Sebuah proses peradangan atau juga inflamasi pada epididimis disebut sebagai pengertian Epididimitis. Epididimis adalah sebuah tabung yang melingkar dan terletak dengan mengelilingi kedua buah zakar atau sering disebut dengan testis. Epididimis dapat berfungsi sebagai tempat menyalurkan, menyimpan, serta mematangkan sel-sel sperma yang merupakan hasil produksi dari testis.

Disamping itu, epididimis dapat berfungsi juga sebagai penghubung testis dan vas deferens yakni sebuah saluran yang membawa sperma tersebut. Peradangan yang terjadi pada epididimis atau pada bagian struktur yang menempel di bagian belakang testis tersebut dapat menimbulkan rasa sakit serta pembengkakan pada testis bagi para penderitanya.

Epididimitis dapat terjadi pada pria dengan segala usia. Namun, kondisi yang paling sering atau banyak terjadi pada pria diantara usia 14 sampai dengan 35 tahun. Epididimitis juga pada umumnya disebabkan karena infeksi dari bakteri dan penyakit menular seksual. Berdasarkan waktu berlangsungnya keadaan tersebut, epididimitis dapat dibagi sebagai berikut :

  • Epididimitis akut dapat berlangsung dalam waktu kurang dari enam minggu. Sebagian besar pada kasus epididimitis akut, telah terjadi peradangan pada testis. Keadaan tersebut disebut epididymo orchitis. Berdasarkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), penyebab yang sangat umum dapat terjadi epididimitis pada seorang pria dengan usia 35 tahun atau juga lebih muda adalah gonore dan klamidia.
  • Epididimitis kronis, dapat berlangsung dalam waktu lebih dari enam minggu. Gejalanya yang dirasakan, salah satunya adalah ketidaknyamanan atau merasakan sakit pada bagian skrotum atau kantung buah zakar, epididimis atau testis. Keadaan tersebut pada umumnya dikarenakan oleh reaksi dari granulomatosa, yang juga dapat menyebabkan kista atau juga kalsifikasi.

Penyebab Epididimitis

Setelah mengulas pengertian Epididimitis, dapat diketahui penyebab dari Epididimitis juga seringkali dapat disebabkan oleh infeksi dan juga penyakit menular seksual, misalnya klamidia dan gonorea. Pada pria dengan usia sudah 40 tahun ke atas, epididimitis pada umumnya, dapat disebabkan oleh infeksi dari bakteri pada saluran kemih Anda.

Gejala Epididimitis

Gejala umum yang sering dijumpai pada epididimitis yaitu:

  • Kantong zakar yang terasa nyeri
  • Skrotum mengalami pembengkakan
  • Penis mengeluarkan cairan abnormal
  • Buang air kecil terasa nyeri
  • Saat penetrasi terasa nyeri
  • Saat ejakulasi terasa nyeri
  • Jika infeksi tergolong berat, dapat menyebar pada testis lainnya sehingga menyebabkan demam serta kumpulan nanah

 

Pengobatan Epididimitis

Selai pengertian Epididimitis, berikut ini beberapa langkah pengobatan bagi para penderita epididimitis:

  • Baring dan istirahat total
  • Antibiotika
  • Melakukan kompres pada skrotum agar mengurangi pembengkakan
  • Menggunakan penyangga skrotum
  • Mengkonsumsi obat anti inflamasi

Jika epididimitis dapat disebabkan oleh penyakit seksual yang menular, maka dari itu pasangan anda harus diobati. Jika epididimitis dibiarkan tanpa melakukan pengobatan, akan dapat terbentuk sebuah jaringan parut pada epididimis, dan dapat menghambat proses pengeluaran sperma dari testis. Hal tersebut menyebabkan kemandulan yang terutama  dan terinfeksinya testis.

Pencegahan Epididimitis

Berdasarkan pengertian Epididimitis yang telah diungkapkan diawal, Anda dapat menyimpulkan berbagai cara pencegahan yang dapat dilakukan. Sebagai salah satu dalam melakukan pencegahan epididimitis yakni penggunaan alat pengaman kontrasepsi atau kondom pada saat berhubungan seksual.

Hal tersebut merupakan sebuah upaya dalam mencegah infeksi klamidia atau juga gonorea yang dapat menyebabkan epididimitis sebagai akibat dari penyakit seksual yang menular. Selain itu, Anda juga dapat menghindari berbagai aktivitas fisik yang cukup berat dan mengurangi waktu duduk Anda yang dilakukan dalam waktu yang terlalu lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *